Pengertian Iman kepada Kitab-kitab Allah SWT.

A. Pengertian Iman

Menurut bahasa, iman berasal dari bahasa Arab yaitu أَمَنَ- يُؤْمِنُ- إِيْمَان artinya “membenarkan”. Sedangkan menurut istilah, iman adalah membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan / amal, seluruh ajaran dan perintah Allah SWT dalam kehidupan sehari hari.

B. Pengertian Kitab-Kitab Allah swt.

Kitab Allah ialah wahyu Allah SWT yang disampaikan kepada para Rasul untuk diajarkan kepada umat manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidup.Tujuan Allah menurunkan kitab-kitab itu agar digunakan sebagai pedoman hidup bagi seluruh manusia menuju jalan hidup yang benar dan diridhai-Nya. Jadi, iman kepada kitab-kitab Allah SWT adalah mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT. telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada rasul yang berisi wahyu untuk disampaikan dan diajarkan kepada umat manusia.

C. Suhuf

Selain kitab-kitab, di dalam al-Quran disebutkan adanya Suhuf atau Sahifah (halaman), yang berjumlah seratus Sahifah. Suhuf adalah firman Allah swt. yang diturunkan kepada para Nabi atau rasul-Nya yang berisi hukum-hukum dasar sebagai petunjuk dan pedoman dalam menjalankan agama-Nya. Sahifah ini diberikan Allah SWT kepada tiga orang Nabi-Nya, masing-masing dengan rincian sebagai berikut:

– 60 Sahifah kepada nabi Syits a.s.

– 30 Sahifah kepada nabi Ibrahim a.s.

– 10 Sahifah kepada nabi Musa a.s.

Firman Allah swt.:

 إِنَّ هَذَا لَفِى الصُّحُفِ اْلأُوْلَى   صُحُفِ إِبْرَهِيْمَ وَمُسَ 

Artinya: “Sesungguhnya ini semua benar-benar terdapat di dalam suhuf yang pertama(yaitu) suhuf-suhuf Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Musa a.s.”(Qs.al-a’la: 18-19).

  • Suhuf apabila dikumpulkan menjadi satu kesatuan disebut Mushaf ( Kitab )

D. Dalil-dalil Naqli yang terkait dengan Iman kepada Kitab-kitab Allah

Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT. merupakan rukun iman yang ketiga. Umat Islam wajib percaya dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa semua kitab yang telah diturunkan Allah SWT.kepada para Rasul-Nya pasti benar. Firman Allah swt.:

an nisa 136

  • Wahai orang-orang yang beriman! Te-taplah beriman kepada Allah dan Ra-sul-Nya (Muhammad) dan kepada Ki-tab (Al-Qur’an) yang diturunkan kepa-da Rasul-Nya, serta kitab yang ditu-runkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.”(Qs.An-Nisa’:136)

Firman Allah swt.:

  • Artinya:
    “Dan Kami telah turunkan kepadamu al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang, niscaya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikan satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah bebuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya….(al-Maidah :48)

Kitab-kitab yang dimaksud dalam ayat di atas berisi peraturan, ketentuan, perintah dan larangan yang dijadikan pedoman bagi umat manusia dalam menjalankan kehidupan agar tercapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Kitab-kitab Allah swt. diturunkan pada masa yang berlainan, namun di dalamnya terkandung ajaran pokok yang sama, yaitu ajaran tauhid atau ajaran tentang keesaan Allah swt. Yang berbeda hanyalah dalam hal syariat yang disesuaikan dengan zaman dan keadaan umat pada waktu itu.

E. Nama-nama kitab Allah swt. dan Rasul yang menerimanya.

Di antara kitab-kitab Allah swt. yang wajib kita imani ada empat (4) yaitu:

1. Kitab Taurat

Kitab Taurat diwahyukan Allah swt. kepada nabi Musa a.s. sebagai pedoman hidup bagi kaum Bani Israil.

Firman Allah swt:

 …….إِنَّا أَنْزَلْنَا الَّتوْرَاةَ فِيْهَا هُدًى وَّنُوْرٌة

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat di dalamnya (ada )petunjuk dan cahaya(yang menerangi)”….( Q.S Al-Ma’idah: 44)

Taurat asli yang berisikan akidah dan hukum-hukum syariat sudah tidak ada lagi. Yang beredar di kalangan orang-orang Yahudi saat ini bukanlah Taurat asli, melainkan palsu. Sebab, mereka telah melakukan perubahan-perubahan isinya (ajarannya). Para ulama pun sepakat bahwa taurat yang murni sudah tidak ada lagi. Taurat yang beredar saat sekarang lebih tepat dikatakan sebagai karangan atau tulisan orang-orang Yahudi pada waktu dan masa yang berbeda.

Allah berfirman:

 ……مِنَ الَّذِيْنَ هَادُوْا يُحَرِّفُوْنَ اْلكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ

Artinya: “Yaitu orang-orang Yahudi mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya.”(Qs. An-Nisa’46).

2. Kitab Injil

Kitab Injil diwahyukan oleh Allah swt. kepada Nabi Isa a.s. Kitab Injil yang asli memuat keterangan-keterangan yang benar dan nyata yaitu perintah-perintah Allah SWT agar manusia mengesakannya dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun, juga menjelaskan bahwa di akhir zaman akan lahir Nabi yang terakhir.

Kitab Injil yang beredar sekarang hanyalah hasil pikiran manusia bukan wahyu Allah . Misalnya Kitab Injil matius, Injil lukas dan Injil Johanes. Antar Injil tersebut banyak terdapat perbedaan dan bahkan bertentangan. Menurut para ahi, isi dari kitab Injil adalah biografi Nabi isa a.s. dan keyakinan yang ada di dalam ajarannya merupakan pikiran paulus, bukan pendapat orang-orang harawi (pengikut-pengikut nabi isa a.s.) . Ada juga yang dinamakan Injil Bernabas, oleh para ulama dianggap sesuai dengan ajaran tauhid. Namun Injil jenis ini tidak dipakai oleh orang-orang Kristen (Nasrani). Dengan demikian, yang wajib dipercayai oleh umat islam hanyalah Injil yang diturunkan Allah SWT.kepada nabi isa a.s.

Firman Allah swt.:

….وَأَتَيْنَهُ اْلإِنْجِيْلَ فِيْهِ هُدَى وَّنُوْرٌ

Artinya: “Dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa) kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)”…(al-Maidah 46)

3. Kitab Zabur

Kitab zabur diwahyukan Allah swt. Kepada nabi Daud a.s. Nabi Daud hanya diperintahkan oleh Allah SWT untuk mengikuti syariat Nabi Musa. Maka pokok ajaran kitab Zabur berisi tentang zikir, nasehat dan hikmah tidak memuat syariat.

Firman Allah swt.:

 …..وَاَتَيْنَا دَاوُدَ زَبُوْرًا 

Artinya: “Dan kami berikan Zabur kepada Daud a.s“(al-Isra’ : 55)

4. Kitab al-Quran

Al-Quran diturunkan Allah swt.kepada Nabi Muhammad saw. Melalui malaikat Jibril itu tidak sekaligus, melainkan secara berangsur-angsur, yang waktu turunnya selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Terdiri dari 30 juz, 114 surat, 6236 ayat ( menurut riwayat hafsh ) , 74.437 kalimat, dan 325.345 huruf. Turunnya al-Quran disebut Nuzulul Quran. Wahyu pertama berupa surat Al-‘Alaq ayat 1-5, diturunkan pada malam 17 Ramadhan tahun 610 m. Di Gua Hira ketika Nabi Muhammad sedang berkhalwat. Pada saat itu pula Nabi Muhammad saw. dinobatkan sebagai Rasulullah atau utusan Allah swt. untuk menyampaikan risalahNya kepada seluruh umat. Sedangkan ayat yang terakhir turun adalah surat al-Maidah ayat 3, ayat tersebut turun pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun 10 hijriyah di padang ‘Arafah ketika beliau sedang menunaikan haji wada’ (haji perpisahan), karena beberapa hari sesudah menerima wahyu tersebut nabi Muhammad saw wafat. Al-Quran diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw. Sebahagian isinya menghapus sebahagian syari’at yang tertera dalam kitab-kitab terdahulu dan melengkapinya dengan hukum yang sesuai dengan hukum syariat yang sesuai dengan perkembangan zaman. Al-Quran merupakan kitab suci terlengkap dan abadi sepanjang masa , berlaku bagi semua umat manusia sampai akhir zaman, serta pedoman dan petunjuk bagi manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia agar tercapai kebahagiaan di akhirat. Oleh karena itu,sebagai muslim kita tidak perlu meragukannya sama sekali. Firman Allah:

  ….وَاَنْزَلْنَا اِلَيْكَ اْلكِتَبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقَا لِّمَابَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ

Artinya: “Dan Kami telah turunkan kepadamu al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu…(al-Maidah : 48)

Firman Allah swt.:

ذَلِكَ الْكِتَبُ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ 

Artinya: “Kitab (al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya,petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa”.(Qs.al-Baqarah:2)

Isi pokok kandungan al-Quran adalah:

1. aqidah atau keimanan

2. Ibadah baik ibadah mahdhah maupun ghairu mahdhah

3. Akhlak seorang hamba kepada khaliq, kepada sesama manusia dan alam sekitarnya

4. Mu’amalah yaitu hubungan manusia dengan sesama manusia

5. Wa’ad dan wa’id

6. Kisah kisah nabi dan rasul, orang-orang shaleh dan orang-orang yang inkar

7. Ilmu pengetahuan.

F. Keistimewaan kitab suci al-Quran dibanding dengan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya adalah sebagai berikut:

1.  Al-Quran sebagai kitab suci yang terakhir dan terjamin keasliannya. Al-Quran sebagai kitab suci yang terakhir selalu dijaga kemurnian dan keasliannya oleh Allah swt. sampai akhir zaman.

firman Allah swt.:

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّالَهُ لَحَفِضُوْنَ

Artinya: “Sesungguhnya kamilah yang menurunkan al-Quran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.”(al-hijr:9)

2.  Al-Quran memiliki isi kandungan yang paling lengkap dan sempurna. Isi al-Quran mencakup segala aspek kehidupan manusia.

3. Al-Quran tidak dapat ditiru dan dimasuki oleh ide-ide manusia yang ingin menyimpangkannya karena Allah swt. yang selalu memeliharanya.Allah swt. Berfirman:

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ اْلإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَى أَنْ يَّأْتُوْا بِمِثْلِ هَذَا اْلقُرْأَنَ لاَ يَْأتُوْنَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيْرًا  

Artinya: “Katakanlah, sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa al-Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia. Sekalipun sebahagian mereka menjadi pembantu bagi sebahagian yang lainnya.”( Qs.al-Isra’88)

4. Al-quran isinya sesuai dengan perkembangan zaman, berlaku sepanjang masa dan untuk seluruh umat manusia.

5. Membaca dan mempelajari isi al-Quran adalah ibadah. Masih banyak keistimewaan al-Quran dibanding dengan kitab-kitab sebelumnya.

Oleh karena itu, sebagai kitab suci umat Islam, kita harus berusaha mempelajari dan mengkaji al-Quran dengan sungguh-sungguh, insya Allah akan diperoleh berbagai keuntungan untuk hidup di dunia dan di akhirat. Karena dengan hanya membaca saja sudah merupakan ibadah kepada Allah apalagi jika kita dapat memahami dan mengamalkannya.

Sabda Rasulullah saw.:

  (عَلَيْكَ بِتِلاَوَةِ اْلقُرْأَنَ فَإِنَّهُ نُوْرٌ لَّكَ فِى اْلأَرْضِ وَذُخْرُ لَكَ فِى السَّمَاءِ (رواه ابن ماجه

Artinya: “atas engkau membaca al-Quran adalah cahaya bagimu dibumi dan simpananmu dilangit.”(HR. Ibn Majah)

 

Dengan membaca dan mempelajari dan menggali isi kandungan ilmu pengetahuan yang ada dalam al-Quran,akan:

  • – Menghilangkan kegelisahan bathin, bahkan penyakit jiwa yang erat kaitannya dengan penyakit jasmani.
  • – Meningkatkan kewaspadaan diri untuk selalu menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larang-Nya.
  • – Meningkatkan kesadaran bahwa apa yang diperbuat di atas dunia ini akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak.

Dengan demikian, selaku seorang muslim haruslah kita:

  • – Menjadikan al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup ini, dan jangan berpedoman dengan yang lainnya,
  • – Berusaha untuk selalu menghormati, memuliakan dan menjunjung tinggi kitab suci al-Quran.
  • – Senantiasa membaca al-Quran dalam segala kesempatan di kala suka maupun duka.
  • – berusaha untuk memahami arti dan isi kandungannya
  • – berusaha untuk mengamalkan isi kandungannya di dalam kehidupan sehari-hari.

G. Fungsi beriman kepada kitab-kitab Allah SWT

  1. Mempertebal keimanan kepada Allah swt. Karena banyak hal-hal kehidupan manusia yang tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan dan akal manusia, maka kitab-kitab Allah mampu menjawab permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan manusia, baik yang nampak maupun yang gaib.
  2. Memperkuat keyakinan seseorang kepada tugas Nabi Muhammad saw. Karena dengan meyakini kitab-kitab Allah swt. Maka akan percaya terhadap kebenaran al-Quran dan ajaran yang dibawa oleh nabi Muhammad saw.
  3. Menambah ilmu pengetahuan. Karena di dalam kitab-kitab Allah, di samping berisi tentang perintah dan larangan Allah, juga menjelaskan tentang pokok-pokok ilmu pengetahuan untuk mendorong manusia mengembangkan dan memperluas wawasan sesuai dengan perkembangan zaman.
  4. Menanamkan sikap toleransi terhadap agama lain. Karena dengan beriman kepada kitab-kitab Allah maka umat Islam akan selalu menghormati dan menghargai orang lain. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam al-Quran dan hadits.

Kesimpulan :

  1. Iman kepada kitab Allah swt. adalah rukun iman yang ketiga.
  2. Pengertian Iman kepada kitab Allah swt adalah meyakini dan membenarkan bahwa Allah swt telah menurunkan Wahyu-Nya kepada para Rasul, yang termuat di dalam Kitab-kitabNya.(Taurat, Zabur, Injil dan al-Quran).
  3. Isi pokok dari semua kitab Allah swt ini sama yaitu bertauhid dan mengesakan Allah swt.
  4. Kitab al-Quran memiliki keistimewaan dibanding kitab yang lainnya, di antara keistimewaan itu adalah, bahwa: – Al-Quran berlaku untuk seluruh umat manusia – Al-Quran terjamin pemeliharaannya sampai akhir zaman.
  5. Fungsi utama beriman kepada kitab Allah swt adalah sebagai pedoman bagi umat manusia untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Wallahuaklam.

 

68 Tanggapan to “Iman Kepada Kitab Suci Allah SWT”


  1. ustad bisa jawab ini dengan cepat gak? tolong ya,fast..
    jelaskan bagaimana cara beriman kepada al qur’an dengan beriman kepada kitab yang lainnya?


    1. Beriman kpd Al Quran dengan cara membaca/mempelajari/memahami dan mengamalkan isinya. Beriman kepada kitab selain Al Quran ( Injil, Jabur dan taurat ) hanya sebatas percaya bahwa kitab itu memang ada, tanpa harus membaca/mempelajari/mengamalkannya. Hal ini dikarenakan ajaran Al Quran lebih lengkap dan sempurna dibandingkan kitab lainnya serta merupakan kitab suci penutup/terakhir. Sehingga kitab suci lainnya tidak berlaku lagi. Wallahu’aklam

      1. Shadewa Says:

        Bagaimana bisa tahu sesuatu lebih lengkap tanpa melihat, memeriksa atau membndingkannya dengan yang lain ?

        Kita tahu seseorang akhlak-nya lebih baik, ketika kita melihat perbuatan/perilaku dan membandingkannya dengan orang lain.

        Kita tahu bahwa buku Pendidikan sejarah edisi terbaru lebih baik, lebih lengkap jika kita sudah membaca dan membandingkannya dengan terbitan/edisi sebelumnya.

        1. nivira99 Says:

          Silakan anda mempelajari kitab lainnya, namun jika dalam kitab selain al qur’an isinya bertentangan dengan al qur’an,maka kembalilah kepada al qur’an. Karena al qur’an merupakan kitab Allah yang sudah disempurnakan. Menyempurnakan kitab-kitab sebelum al Qurr’an. Wallahu a’lam bishowab.

  2. Maulidop Says:

    Membantu sekali. Terima kasih.


  3. makasih ya ,,, membantu banget lo

  4. dian Says:

    thank’s y

    blh n’a gk ?
    pa dalil** al-qur’an yg mnjlskn tentang ke4 kitab allah


    1. Dalil sdh ada (Seperti Q.S Al-Ma’idah ayat 44, 46 dan 48 serta Q.S al-Isra’ ayat 55)


    1. Alhamdulillah. Sama sama

  5. karel Says:

    terima kasih banyakkkk

  6. agil prasetyo Says:

    apa peranan iman kepada kitab-kitab allah


    1. Peranan iman kepada kitab Allah SWT sama dengan fungsi iman kepada kitab Allah SWT

  7. nurul auliyah Says:

    thank’s.surah apa yang menjelaskan tentang suhuf dan al qur’an?


    1. Ayat Al Qur’an tentang suhuf antara lain Q.S. Al A’la : 14 – 19, An Najm : 36, 37. dan tentang Al Quran spt Q.S. Al-Baqarah:2, Ad-Dhukan : 2, Al-Furqan :1, Al-Hijr : 9. ( Lihat penjelasan diatas )

  8. Sulistrio Says:

    Kalo surat yang menceritakan tentang menggapai cita2 apa ya?


    1. Coba baca Q.S. Ar Radu ayat 11 Q.S. al Qasas : 77, serta materi kerja keras kelas VII

  9. sucy amalia Says:

    terima kasih. bermanfaat bangettt

  10. REFFA IMUT Says:

    apa ya jawABAN NYA

  11. nayu Says:

    terima kasih

  12. sama Says:

    sama-sama dari pak sama

  13. vany Says:

    Subhanalloh, tulisan ini sangat bermanfaat.Hanya 1 hal yang sangat memprihatinkan dan patut segera direvisi masalah jumlah ayat Al-Qur’an 6666 ayat? dari mana dalilnya ? silakan dijumlahkan kembali pasti tidak sesuai 6666.Masalah fatal bila ini tidak disadari,pertanggungjawaban yg berat di akhirat nanti.Semga bermanfaat.


    1. Alhamdulillah. Jazakumullahu khairan kasyiran . Trm Ksh atas koreksinya.

  14. M Rifky Ferdiand Says:

    makasih banyak ya…atas ilmunya membantu banget saat ujian. semoga kebaikan allah membalas kalian semua…..Amin.

  15. Ika Malika Says:

    ustadz tolong beri tahu dalil yang mewaibkan mengimani kitab taurat,zabur dan injil,tetapi tidak wajib diamalkan!


    1. Baca dan pahami Q.S. Al Maidah ayat 48. Kata Muhaimin diatas berarti sebagai hakim terhadap kitab-kitab terdahulu atau ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya. Dengan demikian Al Quran sebagai Kitab Suci yang sangat sempurna, sehingga kedudukan Kitab-kitab terdahulu semuanya mansukh (dihapus) dengan turunnya Al Quran Al ‘Adziim yang telah Allah jamin keasliannya hingga akhir jaman. Baca Pula Q.S. An Nisa ayat 59. Wallahuaklam.


  16. tanya dong ktap suci al-quran dengan kitap suci sebelumnya apa sic


    1. Mhn diperjelas pertanyaannya


  17. mau tanya apa hukumannya bagi orang islam yang tidak percaya dengan kitab allah?

    mkasih


    1. Percaya Kpd kitab Allah termasuk rukun iman ke 3, sehingga tidak dikatakan beriman apabila tidak percaya kpd kitab Allah SWT dalam hal ini khususnya Al Quran.

  18. Karel Says:

    Makasih wuwuw :3

  19. Reza Khazer Says:

    Jumlah surah dalam al qur’an yang benar adalah 114


    1. Jazakumullahu khairan Kasyiran. Trm Ksh atas koreksinya.

  20. Andika Hegar Says:

    Sangat agus dan rapih🙂 Boleh saya izin copy dan print ? Terima Kasih

  21. M.Fadhil Setiawan Says:

    Ass.wr.wb, saya mau nanya, apa ada dalil kitab-kitab selain yang di tuliskan diatas ?

  22. firman Says:

    mkasih atas situs web ini PR sya jadi cepat selesay deh

  23. Edo Ramdani Says:

    kak fungsi beriman kepada suhuf apa ya?mohon bantuannya ,makasih banyak


    1. Pada hakikatnya fungsi iman kpd kitab suci sama dengan iman kpd suhuf. Karena suhuf bagian dari kitab suci.

  24. afizh amani. Says:

    assallamualaikum wr.wb

    permisi pak saya mau tanya,
    itu potongan ayat yg terdapat pada ” E. Nama-nama kitab Allah swt.
    dan Rasul yang menerimanya.”

    itu merupakan dalil dalil naqli atau bkn ?

    kalau bukan lalu ayat apakah yg merupakan dalil naqli ?

    terimakasih.


    1. Waalaikumsalam Wr.wb. Dalil Naqli yaitu dalil /pembuktiaan yang bersumber pada Al Quran dan Hadits. Kalau Dalil Aqli berdasarkan hasil pemikiran / renungan akal pikiran manusia, yang sesuai dengan Al Quran / Hadits. Jadi ayat Al Quran diatas merupakan dalil naqli

  25. ghaly atalah habibi Says:

    Assalamualaikum …
    ada 4 kitab yang wajib kita imani tetapi kenapa hanya Al quran yang kita jadikan pedoman hidup????
    bagaimana 3 kitab lainya????


    1. Waalaikumsalam.Wr.Wb Al Quran adalah kitab suci terakhir dan penyempurna kitab terdahulu, berlaku hingga akhir jaman serta wajib kita pelajari / amalkan. Sikap kita terhadap kitab selain Al Quran hanya sebatas percaya bahwa kitab tsb telah diturunkan oleh Allah SWT tanpa harus mempelajari / mengamalkannya, karena semuanya telah tertuang dan dijelaskan dalam Al Quran

  26. dita Says:

    jadi tahu pengertian iman kepada allah


  27. Trimakasih..kak….Sangat MemBantu Untuk Tugas…. <.

  28. Tya Tiul Says:

    terima kasih ini sangat membantu qi

  29. ratu selya Says:

    assalamualaikum saya ada pertanyaan pr nih tlng djwb y pk ustad assalamualaikum

  30. ratu selya Says:

    iman kepda taurat tertuang dalam rukun iman yg ke????mksh asalamualaikum


    1. Waalaikumsalam.Wr.Wb. Iman Kepada Kitab selain Al Quran ( Taurat, Injil, Jabur ) termasuk rukun yang ke 3, yaitu iman kepada Kitab Allah SWT. Iman dalam arti hanya sebatas mempercayai adanya tanpa harus mempelajari / mengamalkan ajarannya.

  31. belajar ah Says:

    terimakasih atas pencerahanya


  32. assalamuk alaikum wr.wb.
    mhon di jwab apakah semua kitab suci allah mempunyai tujuan yg sam??


    1. Wass.Wr.Wb. Semua kitab yg diturunkan Allah SWT berisi / menjelaskan ttg Kekuasaan Allah SWT ( Tauhid – Aqidah ) beserta ajaran-Nya. Al Quran, Kitab suci terakhir / terlengkap / penyempurna kitab terdahulu. Oleh karenanya cukuplah kita mempelajari – mengamalkan Al Quran.


  33. assalamuk alaikum wr.wb.
    trima ksih untuk ilmunya
    sngat membntu tgas skolah sya


  34. assalamuk alaikum wr.wb.
    maaf sya mau tnya dari mna rukun iman di sarikan?
    mohon bntuannya trimks..

  35. Hikmat Taofiq Says:

    Mohon maaf sy baru baca bagian atas. ada kesalahan/kekurangan ayat satu kata. ياَأَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا بِاللهِ
    seharusnya ياَأَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا أَمِنُوْا بِاللهِ


    1. Jazaakumullahu khairan kasyiron. Terima Kasih

  36. yudh Says:

    Ijin kopas

  37. Liza Says:

    penjabaran tentang kewajiban mengamalkan ajaran kitab suci itu gimana yaa ust?? saya ada tugas tentang itu


    1. Al Quran selain sebagai kita suci / bacaan wajib orang islam, juga hendaknya dijadikan pedoman dalam segala kehidupan. Apa-apa yang dilarang Al Quran hendaknya kita jauhi dan apa-apa yang diperintahkannya kita harus melaksanakannya.

  38. Alnawan Says:

    apakah ada dalil tentang iman kepada kitab allah lainnya?

  39. Mr. Kepo Says:

    Beriman kepada kitab itu rukun iman yang ke-3 atau yang ke-4? Adakah dalil yang menyatakannya. Mohon penjelasan.a terima kasih

  40. hantu Says:

    Alhamdulillah, sekarang saya jadi lebih mengerti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s