BAB VII
Ayat Al Quran Tentang Ikhlas, Sabar dan Pemaaf

A. Q.S. An Nisa 146, Q.S. Al Baqarah 153 dan Q.S. Al Imran 134

1. Q.S. An Nisa : 146
ikhlas
Kecuali orang-orang yang Taubat dan mengadakan perbaikan[369] dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka Karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar.

2. Q.S. Al Baqarah : 153
sabar
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu[99], Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

3. Q.S. Al Imran : 134
pemaaf(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

B. Isi Kandungan Q.S. An Nisa ayat 146
Dalam Q.S. An Nisa 146, Allah SWT telah memerintahkan manusia untuk senatiasa berperilaku ikhlas dalam kehidupan sehari-hari, dengan cara al :
1. Dalam beribadah atau beramal senantiasai dikerjakan karena Allah SWT
2. Gemar melakukan perbuatan terpuji dan hati hati dalam bertindak
3. Tidak mengharapkan pujian atau sanjungan dari orang lain
4. Tidak menghitung atau mengungkit kebaikan yang pernah ia lakukan

C. Isi Kandungan Al Baqarah ayat 153
Perilaku sabar merupakan sikap yang harus kita miliki sebagai pengamalan Q.S. Al-Baqarah : 153. Sabar dalam arti kemampuan menahan diri dari sesuatu yang tidak menyenangkan atau yang dapat menjerumuskan kearah kejelekan, Sikap sabar dapat diwujudkan dalam bentuk seperti :
I. Sabar dalam menjalankan perintah Allah SWT, seperti:
1. Ketika terdengar adzan segera ke masjid untuk melaksanakan şalat berjamaah;
2. Ketika diperintahkan puasa, zakat dsb melaksanakannya dengan hati ikhlas.
II. Sabar dalam menjauhi maksiat / larangan Allah SWT, seperti:
1. Menghindari diri dari makanan / minuman yang haram
2. Menjauhi perbuatan / tempat maksiat, meskipun sifatnya menyenangkan.
III. Sabar dalam menerima dan menghadapi musibah,seperti:
1. Tidak berkeluh kesah / putus asa ketika terkena musibah
2. Senatiasa berbaik sangka kepada Allah SWT dalam menghadapai cobaan

D. Isi Kandungan Q.S. Ali Imran ayat 134

Perilaku pemaaf sebagai penghayatan dan pengamalan surah ali Imran 134 dalam kehidupan sehari-hari dapat diwujudkan dengan cara sebagai berikut.
1. Mudah memberikan maaf dengan ikhlas atas kekhilafan orang lain
2. Tidak memiliki rasa benci / dendam kepada orang yang telah mendzaliminya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s